logo-icon

Berjuang untuk pemenuhan hak-hak Seksual dan Kesehatan Reproduksi

PROFIL LEMBAGA

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Semarang adalah salah satu cabang PKBI Jawa Tengah yang berdiri sejak tahun 1970. Fokus utama PKBI Kota Semarang adalah isu-isu kesehatan reproduksi. Kegiatan awal mula PKBI Kota Semarang adalah kegiatan layanan klinik seperti layanan keluarga berencana (kontrasepsi) dengan sistem kafetaria, pengobatan infeksi menular seksual (IMS) serta promosi kesehatan.

Agenda dan Publikasi

11 Juni 2026

Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi oleh Mahasiswa Magang UIN Walisongo Semarang di MA Darul Ulum Kota Semarang


Semarang, 17 April 2026 Siswa kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Beringin, Kota Semarang, mengikuti sosialisasi berjudul Remaja Cerdas Bebas NAPZA yang diselenggarakan oleh mahasiswa magang Psikologi UIN Walisongo bersama Griya Muda PKBI Kota Semarang di dalam kelas XI. Kegiatan ini mengusung tema “Remaja Cerdas Memilih Lingkungan Pertemanan Bebas NAPZA” untuk membekali remaja dengan pengetahuan agar bijak memilih teman dan jauh dari bahaya narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya.

Sosialisasi ini menjelaskan secara sederhana apa itu NAPZA, yaitu singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif, semua zat yang jika masuk ke tubuh bisa memengaruhi sistem saraf pusat, pikiran, perasaan, serta perilaku, dan berpotensi menimbulkan ketergantungan adiksi seperti ganja, sabu, alprazolam, diazepam, rokok, alkohol, atau lem inhalansia. Penyuluhan ini dilakukan karena remaja sering menjadi sasaran utama penyalahgunaan NAPZA karena rasa ingin tahu tinggi, pengaruh teman sebaya, kontrol diri yang belum stabil, stres sebagai pelarian, masalah keluarga, serta akses yang mudah.

Dampak NAPZA pada remaja bisa menjadi sangat berat. Secara fisik, bisa merusak organ seperti hati, paru-paru, dan jantung, bahkan bikin overdosis yang mematikan. Dampak mentalnya membuat sulit konsentrasi belajar, hilang ingatan, dan gampang cemas atau depresi. Sementara secara emosional, remaja jadi mudah marah, putus asa, dan kehilangan semangat hidup karena ketergantungan yang sulit lepas.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini diharapkan semua siswa dapat menerapkan ilmu yang telah disampaikan dengan baik dalam kehidupan sehari hari mereka.


Gallery

program

Griya ASA

Pendampingan dan penyuluhan pada kelompok beresiko tinggi HIV seperti pekerja seks, pengguna narkoba suntik, lelaki seks dengan lelaki, warga binaan penjara dan sebagainya.

Klinik Griya ASA

Menyediakan layanan kesehatan yang ramah terutama kesehatan reproduksi.

Griya PMTCT

Memberikan penyuluhan dan pengobatan pada wanita subur dan ibu hamil tentang pencegahan HIV.

KDS Dewi Plus

Mendampingi dan memberikan dukungan psikologisosial pada orang dengan HIV AIDS (ODHA).

Griya Muda

Memberikan pendidikan kesehatan reproduksi serta layanan konseling pada remaja.

Penelitian dan Pengembangan

Menyediakan pelayanan pendidikan, penelitian dan kemah kerja untuk masyarakat, akademisi dan peneliti terkait isuisu yang ditangani PKBI Kota Semarang.

mitra