logo-icon

Berjuang untuk pemenuhan hak-hak Seksual dan Kesehatan Reproduksi

PROFIL LEMBAGA

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Semarang adalah salah satu cabang PKBI Jawa Tengah yang berdiri sejak tahun 1970. Fokus utama PKBI Kota Semarang adalah isu-isu kesehatan reproduksi. Kegiatan awal mula PKBI Kota Semarang adalah kegiatan layanan klinik seperti layanan keluarga berencana (kontrasepsi) dengan sistem kafetaria, pengobatan infeksi menular seksual (IMS) serta promosi kesehatan.

Agenda dan Publikasi

11 Juni 2026

Mahasiswa Magang Psikologi UIN Walisongo Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosialisasi Ibu Hamil bersama PKBI Kota Semarang di Kecamatan Pedurungan


Semarang, 7 Mei 2026 Bertempat di Jalan Sendangguwo No. 8 RT 04 RW 10, Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi ibu hamil yang diikuti oleh 3 orang ibu hamil dan 1 orang perangkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa magang Psikologi UIN Walisongo Semarang dengan tujuan memberikan pemahaman kepada para ibu hamil mengenai pentingnya kesiapan mental ibu dalam proses pengasuhan anak serta menghadapi masa menyusui setelah persalinan.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan oleh Ibu Nurul Aini, Amd.Keb. selaku Manager Griya PMTCT sebagai bentuk pengantar kegiatan sekaligus penyampaian tujuan dari sosialisasi yang akan dilaksanakan. Setelah pembukaan, mahasiswa magang Psikologi UIN Walisongo Semarang menyampaikan materi pertama yang berjudul “Peran Ibu dalam Membentuk Mental Anak yang Kuat”. Pada materi ini dijelaskan mengenai pentingnya peran ibu dalam memberikan kasih sayang, dukungan emosional, pola asuh yang positif, serta lingkungan yang nyaman bagi perkembangan mental dan emosional anak sejak usia dini.

Selanjutnya, mahasiswa magang Psikologi UIN Walisongo Semarang menyampaikan materi kedua yang berjudul “Kenali dan Atasi Baby Blues: Membangun Kesiapan Mental Ibu Menyusui”. Dalam materi ini dijelaskan mengenai pengertian baby blues, tanda-tanda yang dapat muncul setelah melahirkan, faktor-faktor penyebab, serta cara mengatasi dan mempersiapkan kesehatan mental ibu selama masa menyusui. Materi ini diberikan agar para ibu hamil lebih siap secara emosional dalam menghadapi perubahan setelah persalinan.

Setelah penyampaian kedua materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi tambahan dari ibu bidan terkait pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa kehamilan hingga masa menyusui. Selanjutnya, dilakukan sesi sharing dan tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai kesiapan menjadi seorang ibu.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapatkan respon yang positif dari para peserta. Para ibu hamil tampak antusias mengikuti kegiatan serta aktif dalam sesi diskusi dan sharing.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil dapat lebih memahami pentingnya kesiapan mental dalam menjalani masa kehamilan, persalinan, dan menyusui, serta mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari demi mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

Gallery

program

Griya ASA

Pendampingan dan penyuluhan pada kelompok beresiko tinggi HIV seperti pekerja seks, pengguna narkoba suntik, lelaki seks dengan lelaki, warga binaan penjara dan sebagainya.

Klinik Griya ASA

Menyediakan layanan kesehatan yang ramah terutama kesehatan reproduksi.

Griya PMTCT

Memberikan penyuluhan dan pengobatan pada wanita subur dan ibu hamil tentang pencegahan HIV.

KDS Dewi Plus

Mendampingi dan memberikan dukungan psikologisosial pada orang dengan HIV AIDS (ODHA).

Griya Muda

Memberikan pendidikan kesehatan reproduksi serta layanan konseling pada remaja.

Penelitian dan Pengembangan

Menyediakan pelayanan pendidikan, penelitian dan kemah kerja untuk masyarakat, akademisi dan peneliti terkait isuisu yang ditangani PKBI Kota Semarang.

mitra