Semarang, 15 April 2026 — PKBI Kota Semarang kembali melaksanakan layanan extra time,
yaitu layanan pemeriksaan HIV yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan akses tes di
luar jam operasional puskesmas. Layanan extra time hadir sebagai upaya meningkatkan akses
pemeriksaan HIV, khususnya bagi kelompok berisiko. Kegiatan ini diselenggarakan di beberapa
puskesmas, salah satunya Puskesmas Karangayu. Layanan pemeriksaan HIV ini dilaksanakan
pada malam hari, setelah jam operasional puskesmas berakhir. Hal ini bertujuan untuk
memberikan kemudahan akses bagi individu yang memiliki keterbatasan waktu pada saat jam
kerja atau membutuhkan layanan yang lebih privat dan fleksibel.
Rangkaian kegiatan dimulai dari proses pendaftaran peserta yang datang untuk memanfaatkan
layanan. Setelah itu, peserta menjalani pengambilan sampel darah sebagai bagian dari
pemeriksaan HIV. Tahap selanjutnya adalah konseling yang dilakukan oleh dokter, setelah
pemeriksaan, guna memberikan pemahaman terkait HIV, faktor risiko, serta langkah pencegahan
dan penanganan yang tepat.
Petugas kesehatan menyampaikan bahwa layanan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan,
tetapi juga pada pendekatan edukatif dan suportif kepada peserta. Konseling menjadi bagian
penting agar peserta mendapatkan informasi yang benar serta dukungan psikologis selama proses
pemeriksaan.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PKBI Kota Semarang dalam memperluas
jangkauan layanan kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV di masyarakat. Dengan
menghadirkan layanan di luar jam kerja, diharapkan dapat mengurangi hambatan akses serta
mendorong lebih banyak individu untuk melakukan pemeriksaan secara dini.
Dengan adanya layanan extra time ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya deteksi dini HIV serta memperkuat upaya pencegahan penyebaran
HIV/AIDS.
Magang MBKM Psikologi UNNES 2026